Sabtu, 01 April 2017

Rest In Peace

Hidup itu fase. Segala sesuatu yang berhubungan dengan fase sudah pasti memiliki awal dan akhir.
Hidup itu pertemuan. Pertemuan antara orang-orang yang tidak saling mengenal, dan sudah hukum alam disetiap pertemuan pasti ada perpisahan. Sudah hukum alam pula diantara keduanya disisipkan keikhlasan.
Hidup itu waktu. Dan waktu tidak pernah berjalan mundur apalagi berhenti begitu saja.
selain menelan setiap second, waktu juga menelan setiap kebiasaan menjadi sebuah kenangan, sama halnya dia menelan kita. Menelan setiap kebiasaan kita, menelan setiap kebersamaan kita. Menelan pertemuan kita, membuat kita terpisah dan menelan komunikasi antara kita. Sampai dimana ia turut menelanmu bersama bumi yang masih ku pijaki. Semuanya disusun rapi oleh waktu. Sulit diceritakan bagaimana aku kehilangan. Sekedar ucapan tidak akan cukup untuk mewakili kesakitan, sempat aku turut kehilangan sadar. Setiap inci nafasku seperti tertahan berkali-kali. Lidahku ikut serta kelu tak bisa digerakan. Mustahil tidak ada kepedihan didalamnya. Kali ini, tepatnya untuk kesekian kali aku harus mengucapkan selamat jalan. Sudah ku jelaskan diantara kalimat pertemuan dan perpisahan pasti akan selalu tersisipi kata ikhlas. Memberatkan hati untuk melepasmu rasanya akan percuma, memprotes waktu untuk kehilanganmu juga akan sia-sia. yang maha kuasa tidak mau melihatmu terlalu lelah melewati perjalanan. Tenanglah. Semoga dirumahmu yang baru, kau tampak seperti saat pertama kita bertemu, sehat serta manis senyummu, cerita serta lepas gelak tawamu. Kau salah satu perempuan cantik yang Tuhan turunkan ke mukabumi, dan semoga menjadi bidadari tercantik disurga kini. Rest In Peace❤

Tidak ada komentar:

Posting Komentar